Penularan Kanker Serviks

Salah satu penyakit kanker yang ditakuti dan paling sering menyerang wanita adalah kanker serviks. Dan masih banyak orang yang beranggapan bahwa kanker serviks ini tidak berpotensi menularkan penyakitnya. Namun ada juga yang beranggapan bahwa kanker serviks ini menular seperti penyakit infeksi lainnya. Lalu manakah yang sebenarnya terjadi?

Kanker serviks merupakan kanker yang menyerang salah satu bagian dari organ kewanitaan. Kanker ini akan terjadi pada saat sel-sel dalam jaringan leher rahim atau serviks seorang wanita memiliki pertumbuhan yang tidak terkendali. Terjadinya perubahan yang abnormal pada sel-sel rahim ini pda umumnya disebabkan oleh infeksi suatu virus yang disebut human papilloma virus (HPV).

Seseorang yang terinfeksi oleh virus ini tidak akan secara langsung menyebabkan kanker serviks, melainkan tetap membutuhkan waktu yang cukup lama hingga bertahun-tahun, sampai akhirnya sel-sel rahim yang terinfeksi oleh HPV menjadi sel kanker. Pada tahap awal virus ini akan berkembang dan merusak sel serta jaringan pada leher rahim yang biasa disebut dengan tahap prakanker dan tidak akan menyebabkan gejala apapun. Kemudian sel yang rusak ini akan bertambah menjadi semakin parah dan akan berubah menjadi sel kanker dan merusak seluruh leher rahim hingga akhirnya menimbulkan tanda dan gejala kanker serviks.

Meskipun infeksi HPV ini adalah yang paling umum terjadi sebagai penyebab kanker serviks, penyakit kanker itu sendiri bukanlah merupakan penyakit yang menular. Yang perlu diwaspadai adalah penyebaran dan penularan dari infeksi HPV.

Penularan HPV bisa dilakukan dengan:

  1. Terjadi kontak langsung dengan kulit penderita terutama dengan berhubungan seksual,
  2. Pertukaran cairan tubuh,
  3. Mengguanakan bahan yang terkontaminasi bersama seperti mainan seksual, kunting kuku, handuk, dan lain-lain,
  4. Penularan dari ibu kepada bayinya melalui persalinan  normal, meskipun hal ini memiliki kemungkinan yang sangat kecil, tapi tetap perlu diwaspadai.

Begitu juga dengan faktor resiko lainnya yang dapat menyebabkan perkembangan kanker ini. Faktor resiko penyebab kanker serviks ini  antara lain:

  • Berganti-ganti pasangan seksual

Berhubungan seksual pada usia muda dapat meningkatkan resiko terserang kanker serviks pada wanita. Semakin muda usianya, semakin besar resikonya. Begitu juga dengan berganti pasangan seksual yang terlalu sering. Hal ini dapat meningkatkan resiko penularan virus HPV dari satu orang ke orang yang lain. Meskipun pada pria tidak akan menyebabkan kanker serviks karena tidak memiliki rahim, namun kemungkinan kecil, sekitar 5%, dapat menyebabkan kanker penis pada pria.

  • Merokok

Merokok dapat meningkatkan resiko terkena kanker serviks hingga 2 kali lipat pada wanita. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan bagian organ kewanitaan terpapar oleh banyak kandungan dari rokok yang bersifat karsinogen karena sebagian besar adalah radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker. Nikotin dan zat lainnya dalam rokok ini dapat merusak sel-sel dalam serviks dan menyebabkan kanker serviks dan juga dapat menurunkan kekebalan serviks terhatap infeksi virus (ko karsinogen infeksi virus).

  • Defisiensi zat gizi

Defisiensi asam folat dapat meningkatkan resiko terjadinya displasia ringan dan sedang, dan memungkinkan resiko r=terjadinya kanker serviks pada wanita yang makanannya rendah beta karoten dan retinol (vitamin A).

  • Faktor lainnya

Seperti trauma kronis pada serviks seperti akibat persalinan, infeksi, dan iritasi menahun. Seseorang yang terlalu banyak melakukan persalinan akan memiliki resiko lebih besar terkena kanker serviks. Faktor lain yang meningkatkan resiko ini antara lain adalah usia yang semakin tua, imunitas yang kurang, penggunaan obat-obatan imunosupresan, dan penggunaan pil KB.

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *