Sariawan di miss v?

Umumnya sakit sariawan terjadi pada rongga mulut dan sekitarnya, ternyata sariawan juga bisa terjadi di miss v. Sariawan atau stomatitis adalah reaksi radang berupa bercak atau luka terbuka pada lapisan epitel kulit. Selain muncul di rongga mulut, penyakit ini juga bisa di usus dan organ genital. Jika mengenai miss v gejala yang biasa muncul yaitu sensasi gatal di area intim, panas, seperti tersengat, kemerahan, nyeri saat berhubungan seksual atau buang air kecil. Pada umumnya penyebab terjadinya sariawan di miss v ini 80-90% karena jamur candida (Candida albicans). Kadang-kadang jamur ini dapat berkembang biak untuk menyebabkan infeksi. Sebenarnya jamur yang ada di dalam miss v tidak berbahaya, namun jika jumlahnya banyak hal itu akan menyebabkan masalah. Penyakit datang saat jumlah candida bertambah banyak dan tubuh tidak mampu mengontrolnya. Hal tersebut biasanya terjadi saat wanita jatuh sakit atau mengalami stres berat.

Sariawan pada miss v dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu :
1. Infeksi jamur
Yaitu jamur Candida. Ini merupakan penyebab terbanyak karena candida ada di dalam miss v, namun selama jumlahnya tidak banyak, tidak akan menyebabkan masalah. Sariawan muncul saat jumlah candida bertambah banyak dan sistem kekebalan tubuh tidak dapat mengontrolnya. Timbul ruam kemerahan yang sangat gatal bila terjadi perlukaan dapat menyerupai sariawan.
2. Sifilis
Sifilis atau raja singa adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Sariawan kemerahan kecil yang tidak terasa sakit pada labia (bibir luar miss v) dan di dalam miss v, rektrum, atau di dalam mulut adalah kecurigaan paling awal dari sipilis. Sariawan ini disebut chancre. Sifilis berbentuk luka sariawan seperti gigitan serangga pada area kelamin yang tidak nyeri, dalam 1-2 bulan umumnya luka dapat hilang, namun infeksi terus berlanjut.
3. Herpes genital
Timbul bintik berair yang pecah dan membentuk luka melepuh seperti sariawan yang terasa sakit dan gatal.
4. Eksim atopik
eksim atopik adalah kondisi peradangan yang membuat ruam kulit yang memerah, kering, timbul benjolan berair yang melepuh dan dapat membentuk luka sariawan.
5. Reaksi alergi atau iritasi
Reaksi alergi atau iritasi juga dapat menyebabkan penyakit sariawan (stomatitis) pada miss v. Hal tersebut dapat terjadi akibat bahan pakaian, pembalut, pantyliner, sabun, dsb bisa menyebabkan luka sariawan.

Lebih baik mencegah sejak dini agar tidak terkena sariawan di miss v, pencegahan yang bisa dilakukan diantaranya :
1. Gunakan celana dalam berbahan katun atau sutra karena bisa menyerap keringat.
Hindari penggunaan bahan nylon dan satin yang tidak mudah menyerap keringat sehingga bisa menyebabkan miss v iritasi.
2. Cuci dan keringkan celana dalam dengan benar.
Jika celana dalam sudah tidak terasa nyaman saat digunakan karena basah oleh keringat atau cairan lainnya, sebaiknya segera ganti untuk mencegah munculnya jerawat.
3. Hindari menggunakan deodorant spray untuk miss v atau produk lainnya yang bisa meningkatkan risiko munculnya infeksi jamur di miss v. Hentikan pemakaian produk apabila dicurigai dapat memicu reaksi alergi atau iritasi pada area tersebut bersihkan miss v searah dari arah depan (muara saluran kemih) ke belakang (anus).

 

Kunjungi media sosial kami :

website rosev-official.com : www.rosev-official.com

ig @nasa_rosevofficial : https://bit.ly/2LkwLEx

forum diskusi sahabat rosev : https://bit.ly/2yMpuvB

fanpage Rosev.Official : https://bit.ly/2wshrj9

youtube rose v official : https://bit.ly/2Jruy8Z

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *