Yuk Cari Tau Masalah pada Miss V

Miss v bisa juga mengalami masalah dan kondisi tidak sehat. Sayangnya tidak banyak orang yang sadar dan peduli dengan kesehatan dari organ reproduksi wanita tersebut. Berbagai masalah akan mulai timbul saat kamu tidak menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan. Masalah yang terjadi di seputar miss v dapat sangat mengganggu aktivitas harian dan membuat tidak nyaman. Ini dia alasan harus merawat miss v :
1. Miss v bisa terluka
Area kewanitaan juga bisa mengalami luka luar termasuk munculnya goresan, bengkak, jerawat hingga cairan kental serta berbagai masalah lain. Menjaga dan melakukan pemeriksaan secara berkala pada miss v sangat diperlukan, sehingga bisa mencegah masalah kesehatan yang lebih besar.
2. Infeksi
Miss v adalah organ yang memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, salah satunya dengan cara mengeluarkan cairan yang tidak berwarna dan tidak berbau. Namun organ ini juga bisa mengalami infeksi, salah satu cirinya adalah cairan yang keluar tersebut sangat kental berbau. Ada dua penyebab infeksi yang terjadi yairu infeksi akibat bakteri dan satunya jamur.
3. Kutu pada rambut miss v
Rambut yang tumbuh di area wanita bukanlah hal yang aneh. Sama seperti rambut lainnya bagian ini juga rentan terinfeksi kutu, salah satu tanda rambut kemaluan terserang kutu adalah munculnya rasa gatal yang tak tertahankan. Selain itu, kutu biasanya juga ditandai dengan bintik hitam yang ada di celana dalam. Pada kondisi yang lebih parah, cangkang kutu berwarna kutu berwarna putih akan terlihat di ujung rambut.
4. Penyakit berbahaya
Tidak menjaga kebersihan miss v bisa memicu banyak penyakit berbahaya menyerang. Seperti keputihan, herpes genital, kudis miss v, vaginitis bahkan kanker serviks. Miss v adalah pintu untuk masuknya sejumlah penyebab kanker. Beberapa kondisi organ reproduksi ini juga bisa menjadi tanda bahwa ada yang salah pada tubuh.

Salah satunya adalah miss v gatal. Miss v gatal dapat menjadi gejala iritasi, infeksi jamur atau bakteri, dan bisa pula gejala penyakit berbahaya. Ada banyak faktor yang menyebabkan miss v gatal. Miss v gatal adalah kondisi yang umum terjadi dan cenderung tidak berbahaya. Namun, jika situasi berlanjut hingga lebih dari beberapa hari atau disertai gejala lain maka harus diwaspadai.
Gatal pada vagina dapat terjadi karena satu atau kombinasi beberapa penyebab. Berikut beberapa penyebab umum yang dapat terjadi :
1. Penggunaan bahan kimia
Gatal dapat disebabkan iritasi miss v akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam krim, sabun, tisu atau pembalut yang digunakan.
2. Infeksi jamur atau kandidas miss v
Infeksi jamur yang tumbuh berlebihan pada miss v dan vulva. Selain menyebabkan gatal miss v mengeluarkan cairan putih dan kental.
3. Vaginotis bakteri
Keberadaan bakteri-bakteri sehat pada miss v adalah hal yang normal. Bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari miss v.
4. Penyakit menular seksual (PMS)
Herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore adalah beberapa jenis PMS yang menyebabkan miss v gatal.
5. Menopause
Turunnya produksi estrogen di akhir masa reproduksi wanita dapat menyebabkan dinding miss v menipis dan mengering, sehingga menyebabkan terjadinya iritasi dan miss v gatal.
6. Lichen sklerosis
Bercak putih pada kulit sekitar kemaluan. Kondisi yang jarang terjadi ini umumnya dialami wanita pascamenopause.
7. Kanker vulva
Gatal juga dapat menjadi gejala kanker pada organ intim wanita, tepatnya kanker vulva.
8. Stres
Meski jarang terjadi, namun kondisi emosional yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem kekebalan menurun sehingga membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi.

Menjaga kebersihan di daerah miss v tidak kalah penting dengan bagian tubuh lainnya. Ada cara untuk mencegah datangnya gatal-gatal di miss diantaranya :
1. Hindari penggunaan tisu, pembalut, pantyliner, juga membersihkan organ kewanitaan yang mengandung pewangi.
2. Untuk membersihkan area kewanitaan, cukup gunakan air bersih dan sabun biasa tanpa pewangi. Hal ini cukup dilakukan sekali dalam sehari. Membersihkannya lebih dari sekali akan membuat miss v kering.
3. Setelah BAB, bersihkan dari depan ke belakang bukan sebaliknya.
4. Mengganti pembalut sesering mungkin sesuai kebutuhan.
5. Ganti celana dalam tiap hari. Celana dari bahan katun lebih sehat daripda bahan sintetis.
6. Hindari berhubungan seksual ketika miss v masih terasa gatal.
7. Jangan menggaruk miss v yang gatal.
8. Segera ganti pakaian ketika selesai berolahraga.
9. Sebisa mungkin minimalisasi penggunaan celana atau rok ketat.

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *